Mesin Oksigen KOMGAS
Monday, 11 December 2017
By PT.Kompresindo Utamajaya
         
 
PSA SYSTEM
 
PSA (Pressure Swing Adsorption) adalah suatu proses pemisahan molekul gas oksigen melalui medium zeolite dalam suatu tabung yang disebut dengan molecular sieve bed. Kandungan nitrogen dan gas lainnya akan terperangkap dibawah zeolite dan oksigen akan mengalir ke line berikutnya. Proses ini berlangsung continue sampai kapasitas nitrogen yang terperangkap memenuhi tabung tersebut, kemudian proses akan berpindah ke tabung lainnya dengan system kerja yang sama. Di saat tabung ke dua bekerja, kemudian tabung pertama melakukan regenerasi dengan mengeluarkan gas nitrogen keluar melalui muffler / auto drain.
 
 
 
Artikel Oksigen
    Supported By :
 
 
         
 
 
 
   
 
         
 
   
 
   
 
 
Manfaat Oksigen

Manusia membutuhkan oksigen sebesar 67%  dari tubuh manusia. Oksigen yang dikonsumsi manusia di dapat dari udara yang mengandung 21% oksigen. Sebuah Penelitian menarik menyebutkan bahwa 60 % dari tubuh manusia adalah oksigen. Hal ini membuktikan bahwa oksigen sangat dibutuhkan bagi manusia untuk proses pembakaran bahan bakar di dalam tubuh sehingga menghasilkan energi untuk bertahan hidup, bereproduksi dan membentuk lapisan baru.

Kesehatan manusia sangat tergantung oleh oksigen yang dikonsumsinya. Kebutuhan akan oksigen juga begitu banyak khususnya untuk kebutuhan medis. Salah satunya adalah terapi oksigen yang digunakan untuk mengobati neonatus. Terapi oksigen ini bertujuan menangani hipoksemi, mengurangi kerja otot pernapasan, dan menurunkan beban kerja miokardium.  Memang saat ini terapi oksigen bagi bayi premature belum dapat ditentukan berapa kadar oksigen yang aman untuk diberikan karena belum ditemukannya bukti yang cukup tentang besar kadar oksigen yang aman untuk bayi premature. Tetapi hal  yang terpenting adalah mempertahankan tekanan oksigen arteri 40-80 mmHg dan atau tingkat SpO2 88-92% dimana alarm pada 85-95%. Juga perlu peningkatan aliran oksigen selama bayi minum sampai 30-45 menit setelah minum.

Pemberian oksigen pada bayi dapat dilakukan dengan cara menggunakan Inkubator, Head Box, Nassal kanul, Nasal CPAP dan Vertilator. Selain itu yang terpenting adalah Terapi oksigen pada bayi harus dilakukan dengan pemantauan yang sangat cermat.

Selain digunakan untuk kebutuhan medis, oksigen juga digunakan untuk kecantikan.  Sebuah penelitian di Jepang, menemukan bahwa dengan banyaknya oksigen bisa membantu mengurangi pembentukan kerutan pada kulit. Overdosis oksigen bisa membantu mengurangi pembentukan kerutan dengan cara mengurangi           kerusakan jaringan karena sinar UVB. Ketika kulit berulang kali terpapar radiasi UVB, akan terbentuk pembuluh darah baru yang berasal dari pembuluh darah di kulit, pengurangan mengembangnya kerutan dan kerusakan jaringan bisa dilakukan dengan menggunakan paparan banyak oksigen.

Tetapi mari kita lihat kandungan oksigen pada udara sebesar 21% yang telah menjadi isu dunia akhir-akhir ini. Meningkatnya pembangunan, penduduk, kendaraan umum dan penduduk di dunia akan menyakibatkan meningkatnya karbon dioksida dan karbon monoksida ke udara. Kualitas udara yang buruk akan banyak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Patutnya manusia di Dunia memperhatikan elemen-elemen penting dalam ketersediaan oksigen di udara.

Banyak yang bisa dilakukan manusia meningkatkan produksi oksigen yang ideal di udara, salah satunya adalah dengan memperhatikan pabrik oksigen. Pabrik oksigen itu dinamakan pohon.  Menurut Bernatzky (1978) pohon setinggi 25 cm dan berdiameter batang 15 cm, mempunyai luas tutupan batang 160 cm2 dan luas permukaan daun sebesar 1600 cm2 akan menghasilkan oksigen sebanyak 1712 gram. Oleh karena itu mari bersama – sama menciptakan pabrik oksigen bagi anak cucu kita kelak dengan gerakan menanam pohon.



 

 
 
 
   Powered By : PT.Kompresindo Utamajaya
Copyright © 2017 PT. KOMPRESINDO UTAMAJAYA